Selasa, 12 Februari 2019

Membawa shalom untuk sesama


   Saya akan membahas tentang “Shalom” yang berkaitan dengan media sosial. Seiring dengan berkembangnya zaman, kebanyakan orang menggunakan media sosial.
   Shalom adalah sebuah relasi yang benar dengan Allah, manusia dan ciptaan-Nya yang lain. Kebanyakan orang mengartikan “Shalom” dengan artian yang salah, contohnya : Kita mengupload foto kita di media sosial, ketika kita hanya mendapatkan respon dalam bentuk like yang sedikit, maka kita akan merasa orang disekitar kita sama sekali tidak merespon kita maupun mengasihi. Ketika kita berpikir seperti itu, maka kita sama sekali tidak membawa “Shalom”. Yang harus kita lakukan adalah kita harus selalu berpikir bahwa meskipun orang disekitar  kita tidak merespon kita, tetapi ada seseorang yang selalu merespon dan juga mengasihi kita. Dalam sedih maupun duka Ia selalu ada, Ia adalah Tuhan Yesus.
   Tuhan menciptakan kita untu memuliakan dan memuji nama-Nya, serta menciptakan kita untuk saling melengkapi satu sama lain. Maka dari itu, jadilah berkata dimanapun kita berada dan menjadi pribadi yang membawa “Shalom” untuk sesama. Hanya ini yang bias saya sampaikan, sekian dan terima kasih.